Salah satu masalah teknis yang sering di temui oleh pemilik situs web adalah munculnya pesan “URL tidak valid” saat mencoba mengakses halaman tertentu. Pesan ini bisa menjadi penghalang bagi pengunjung yang ingin mengakses konten di website Anda. URL yang tidak valid dapat di sebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kesalahan penulisan hingga pengaturan server yang tidak sesuai.
Penting bagi pemilik website untuk memahami penyebab dan cara mengatasi masalah ini. Selain mengganggu pengalaman pengguna, masalah URL juga dapat memengaruhi SEO dan peringkat situs di mesin pencari. Artikel ini akan membahas penyebab utama masalah URL tidak valid dan langkah-langkah yang bisa di ambil untuk mengatasinya.
Penyebab URL Tidak Valid
-
Kesalahan Penulisan URL
Kesalahan ketik dan salah ketik pada URL adalah penyebab umum masalah ‘URL tidak valid’. Bahkan kesalahan kecil, seperti penggunaan huruf besar yang tidak tepat atau penggunaan karakter yang tidak sah, dapat membuat URL tidak dapat di akses. Sebagai contoh, jika Anda menulis ‘/produk-xyz’ ketika URL yang benar adalah ‘/produk-xyz/’, browser mungkin tidak dapat menemukan URL tersebut.
-
URL yang Kadaluarsa
Bagian dari URL menjadi tidak valid ketika halaman yang merujuk di hapus atau dipindahkan tanpa URL-nya diperbarui. Hal ini sering terjadi ketika administrator situs memutuskan untuk mengubah struktur URL atau menghapus konten lama. Tanpa pengalihan, pengunjung akan menerima pesan kesalahan ‘404 Tidak Ditemukan’ ketika mereka mencoba mengakses URL lama.
-
Masalah Konfigurasi Server
URL yang tidak valid juga dapat di sebabkan oleh masalah konfigurasi pada server hosting. Pengaturan yang salah, seperti kesalahan pada file .htaccess (untuk server Apache) atau pengaturan DNS yang salah, dapat memblokir akses ke URL tertentu. Selain itu, pengaturan yang salah terkait protokol HTTP atau HTTPS juga dapat menyebabkan masalah ini.
Dampak URL Tidak Valid pada Website
-
Pengalaman Pengguna yang Buruk
Pengunjung yang menemukan pesan ‘URL tidak valid’ atau ‘halaman yang hilang’ akan merasa frustrasi. Hal ini dapat menyebabkan tingkat pengembalian langsung yang lebih tinggi (pengunjung meninggalkan situs) dan waktu yang di habiskan di situs menjadi lebih singkat. Dalam jangka panjang, hal ini akan merusak reputasi situs web dan mengurangi tingkat konversi.
-
Penurunan Peringkat SEO
Google dan mesin pencari lainnya menggunakan URL yang valid dan dapat di akses untuk mengindeks halaman situs; jika URL rusak atau tidak dapat diakses, hal ini dapat mempengaruhi peringkat SEO situs. Mesin pencari bahkan dapat menurunkan peringkat halaman Anda atau menghapus Anda dari hasil pencarian jika mereka menemukan sejumlah besar tautan yang tidak benar.
-
Kehilangan Traffic
Jika tautan yang tidak benar tidak di perbaiki, pengunjung yang mencari URL tersebut tidak akan dapat mengakses konten yang di inginkan. Hal ini menyebabkan hilangnya lalu lintas organik yang berharga. Selain itu, tautan yang mengarah ke halaman yang sudah tidak ada (tautan rusak) dapat merusak kredibilitas situs di mata pengunjung dan mesin pencari.
Cara Mengatasi Masalah URL Tidak Valid
-
Periksa dan Perbaiki Kesalahan Penulisan URL
Langkah pertama dalam memperbaiki URL yang tidak valid adalah memeriksa kesalahan penulisan. Pastikan tidak ada huruf kapital yang tidak sesuai, karakter yang tidak dapat di gunakan, atau tanda baca yang salah. Periksa juga apakah URL memiliki struktur yang benar, tambahkan garis miring di akhir URL jika perlu.
-
Gunakan Redirect 301 untuk URL yang Dihapus atau Dipindahkan
Jika sebuah halaman di hapus atau di pindahkan ke URL yang berbeda, pastikan pengalihannya sudah di atur dengan benar Pengalihan 301 adalah cara yang efektif untuk memberitahukan kepada mesin pencari dan pengunjung bahwa halaman tersebut telah di pindahkan secara permanen ke lokasi yang baru. Hal ini membantu menjaga lalu lintas dan peringkat SEO.
-
Periksa Konfigurasi Server dan DNS
Jika masalah dengan tautan yang tidak benar di sebabkan oleh kesalahan konfigurasi server, pastikan bahwa file .htaccess (jika menggunakan Apache) di atur dengan benar; jika menggunakan HTTPS, pastikan bahwa sertifikat SSL di instal dengan benar dan server dapat beralih dari HTTP ke Pastikan server beralih secara otomatis dari HTTP ke HTTPS. Periksa juga pengaturan DNS dan pastikan domain terhubung dengan benar ke server hosting.
-
Gunakan Tools untuk Mendeteksi Broken Links
Untuk memeriksa apakah sebuah situs memiliki tautan yang tidak benar atau tautan yang rusak, berbagai alat bantu online dapat di gunakan alat bantu seperti Google Search Console, Screaming Frog, dan Ahrefs dapat membantu mendeteksi tautan yang rusak dan memberikan informasi tentang tautan yang tidak benar membantu memberikan informasi tentang tautan yang rusak dan dapat di perbaiki dengan cepat.
Kesimpulan
Masalah URL yang tidak valid dapat di sebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kesalahan penulisan hingga pengaturan server yang salah. Mengidentifikasi penyebab masalah dengan cepat dan mengatasinya dengan tepat sangat penting untuk memastikan pengalaman pengguna yang baik dan mempertahankan peringkat SEO situs. Memeriksa dan memperbaiki kesalahan ketik, menggunakan pengalihan yang tepat, dan memastikan pengaturan server yang benar dapat membantu menghindari masalah URL yang tidak valid dan menjaga situs Anda tetap berjalan dengan lancar.